Cincau, Sumber Air Bersih Dan Makanan Lebaran Diduga Menjdi Media Penularan Hepatitis A Di Pacitan
Baca informasi mengenai "Cincau, Sumber Air Bersih Dan Makanan Lebaran Diduga Menjdi Media Penularan Hepatitis A Di Pacitan-#igip30", pada hari Selasa ini, diliput selengkapnya :

Laporan Wartawan news.xcoid.com, Apfia Tioconny Billy

news.xcoid.com, JKRTA Hasil pasti media penularan Virus Hepatitis A yang diderita 957 masyarakat di Pacitan, Jawa Timur masih terus diselidiki _oleh pemerintah setempat.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Juli 2019 )

Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.


Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. Anung Sugihantono menyebutkan _ada beberapa dugaan media penularan diantaranya makanan & air bersih. Makanan yang diduga menjdi pengantar virus Hepatitis A diantaranya adalah cincau yang banyak dikonsumsi masyarakat saat bulan Ramadan la_lu yang dikhawatirkan proses pembuatannya tidak bersih.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Selasa , Juli 2019 )

Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang atau belum dikerjakan oleh orang lain. tetapi perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh diri sendiri.

"Yang dikhawatirkan bkn makanan tapi penjamah makananannya, bisa saja pedagang es cincau keliling itu menjajakan jualannya se_cara tidak sehat.

Air buat es cincau diduga menggunakan air yang tidak dimasak," tutur dr. Anung sesaat ditemui di Kementerian Kesehatan, Senin (1/7/2019).

Orang Yg Bertugas Dinas Kesehatan memeriksa pasien Hepatitis A yang dirawat di Puskesmas Sukorejo. (Istimewa/Kadinkes Pacitan)Untuk menganalisis kandungan cincau tsb pemerintah cukup kesulitan mengingat kebanyakan penjual es cincau sesaat ramadan ialah penjual dadakan sehingga saat ini kesulitan menemukan pedagangnya. "Tapi soal cincau ini perlu dilakukan analisis epidemiologi lebih lanjut, msh dianalis lagi," ujar Anung.

Dugaan makanan lainnya adalah makanan yang disajikan pada saat syukuran pada momen-momen lebaran mengingat masa inkubasi virus ini merupakan 15 sehingga 50 hari

Kemudian dugaan berikutnya merupakan persoalan sumber air bersih di Pacitan yang diduga terdapat virus Hepatitis A.



Dirjen Pencegahan & Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. Anung Sugihantono sesaat ditemui di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Seniin (1/7/2019).

(news.xcoid.com/Apfia Tioconny Billy)Adapun sumber air bersih yang biasanya digunakan oleh Warga Pacitan berasal dari Sungai Sukorejo, yang disepanjang aliran sungai lebih dari satu limbah rumah tangga yang mengalir ke sungai. Air tsb didistribusikan melalui mobil tangki untuk dijual ke masyarakat sebagai sumber air bersih. "Daerah Pacitan ini unik krn kabupaten ini merupakan kabupaten pertama yang menyatakan usai tidak _ada lagi org yang buang air di sungai (ODF) 100 persen sudah sejak 2017. Tetapi kami mendapat hasil pemeriksaan laboratorium pd_ air msh ditemukan bakteri negatif Ecoli," ungkap Anung. Masalah kekeringan air yang terjadi di Pacitan pula diduga menjdi sumber penularan karena saat air surut kuman-kuman jadi lebih mudah berkumpul, walaupun saat air banyak kuman mudah terpencar.

Kemudian _ada masyarakat yang masuk ke sumber air tsb kemudian tak mencuci tangan dengan bersih sehingga bakteri masuk ke dalam tubuh yang berkembang menjdi hepatitis A.

Banyak info dan berita menarik, terus kunjungi news.xcoid.com, update berita mengenai ( Cincau, Sumber Air Bersih Dan Makanan Lebaran Diduga Menjdi Media Penularan Hepatitis A Di Pacitan-#igip30 )( Selasa /Juli )

Sumber: www*tribunnews*com/kesehatan/2019/07/02/cincau+sumber+air+bersih+dan+makanan+lebaran+diduga+menjadi+media+penularan+hepatitis+a+di+pacitan
Share Berita