Waspada, Hampir 1.000 Orang Di Pacitan Terserang Hepatitis A, Dipicu Gaya Hidup Jorok
Berita dan info lengkap di bulan Juli tentang "Waspada, Hampir 1.000 Orang Di Pacitan Terserang Hepatitis A, Dipicu Gaya Hidup Jorok-#ucflyr" : news.xcoid.com, JKRTA Penyakit hepatitis A kini sedang menyerang masyarakat Kabupaten Pacitan, Jawa TGimur. Sekitar hampir 1.000 org telah terkena penyakit ini.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan keprihatinannya. Dia mengatakan, penyebab penularan penyakit hepatitis A akibat kurangnya perilaku hidup bersih & sehat (PHBS). Terkait kasus ini, Kementerian Kesehatan memberikan penjelasan tentang cara pencegahannya. Penyakit hepatitis A di Pacitan masuk ke dalam kategori kejadian luar biasa (KLB).

Hingga Minggu (30/6/2019) penderita hepatitis A mencapai 957 orang. Jumlah ini adalah akumulasi dari warga yang terserang hepatitis A sejak kasus pertama kali di wilayah tersebut.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indra Parawansa menyebut, penularan penyakit hepatitis A dimulai dari PHBS di masyarakat.

Baca: Penjelasan PMI Bondowoso Mengenai Viralnya Suara Teriakan Pria dan Nasib Thoriq di Gunung Piramida

Khofifah juga menyatakan hari ini angka penularan tsb kian menurun. "Penularannya usai menipis sebetulnya.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juli 2019 )

Jangan berjalan dimuka bumi dengan penuh kesombongan dan congkak karena sebentar lagi engkau akan masuk kedalam bumi juga.

Namun dari awal problemnya sebab PHBS ini, terutama berkaitan dengan air bersih. Kita bakal suplai air bersih yang dibutuhkan masyatakat," kata Khofifah, Selasa (2/7/2019) dikutip dari Kompas.com.

Baca: Kasus Penghinaan Bau Ikan Asin, Fairuz A Rafiq Tolak Berdamai, Galih Ginanjar Harus Masuk Bui

Hingga saat ini, pihaknya terus melakukan berbagai upaya utk menghentikan penularan wabah penyakit tersebut.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juli 2019 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.


Khofifah bahkan telah meminta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk memeriksa kecukupan air bersih di wilayah Pacitan.

Baca: Panik Hamili Adik Kandung Istri, Mikael Lakukan Aksi Bejat Ini ke Organ Intim AN Supaya Bisa Aborsi

"Saya mengomunikasikan dengan Kadis Kesehatan supaya bisa diperiksa kecukupan air bersihnya, karena tadinya sempat meluas di delapan kecamatan," ujar Khofifah.

Baca: Perbandingan Durasi Pertemuan PM Shinzo Abe dengan Kepala Negara Lain, dngn Jokowi Hanya Semenit

Senada dengan Khofifah, Kepala Dinas Kabupaten Pacitan Eko Budiono mengatakan, angka penularan hepatitis A mengalami penurunan secara harian.

"Sejak sebelum ditetapkan kejadian luar biasa ( KLB), kami usai melakukan upaya pencegahan,"

"Meski jumlah angka meningkat, namun secara harian menurun tajam," ucapnya dikutip dari Kompas.com. Mengutip dari healthline, hepatitis A ialah peradangan hati akibat infeksi virus hepatitis A atau HAV. Penyakit ini dapat menular lewat konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi.


Seseorang bakal berisiko lebih tinggi terkena hepatitis A apabila berada di daerah yang memiliki sanitasi buruk.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juli 2019 )

iri hati, selain membawa penderitaan, juga menjerumuskan manusia ke jurang permusuhan bahkan peperangan.

Hal yang sama juga dijelaskan _oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantoro.

Penularan juga dapat terjadi melalui fekal-oral atau masuk ke saluran pencernaan.

Baca: Punya Banyak Keistimewaan, Burung Merpati Milik Aristyo Setiawan Terjual Rp 1 Miliar

"Virus ditemukan pd_ tinja & mencapai puncak 1-2 minggu sebelum timbulnya gejala & berkurang secara cepat kemudian timbulnya gejala disfungsi hati yang timbul bersamaan sesudah munculnya sirkulasi antibodi HAV (Hepatitis A Virus) dalam darah," tutur Anung pd_ Selasa (2/7/2019) dikutip dari Kompas.com.


Beberapa gejala dari penyakit ini diantaranya yakni demam, tak nafsu makan, gangguan saluran pencernaan, gangguan perut & mata berwarna kuning, serta lemah dan lesu.

Pencegahan harus dilakukan utk menghentikan penyebaran penyakit ini. Menurut Anung, ada beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai cara pencegahan. Dianjurkan utk selalu mencuci tangan menggunakan sabun se_cara benar terutama dalam lima sesaat kritis. "Terutama pd_ lima sesaat kritis, seper_ti sebelum makan, sebelum mengolah & menghidangkan makanan, setelah buang air besar & air kecil, kemudian mengganti popok bayi, serta sebelum menyusui bayi," kata Anung.


Pencegahan laiin yakni dengan membuang tinja di jamban yang bersih. Selain itu, pastikan air bersih tak terkontaminasi.

(news.xcoid.com/Miftah)


Sumber: www*tribunnews*com/kesehatan/2019/07/04/waspada+hampir+1000+orang+di+pacitan+terserang+hepatitis+a+dipicu+gaya+hidup+jorok
Share Berita