Duda Penyuka Sesama Jenis Ini Setubuhi Mayat Pria Yang Dibunuhnya
Judul berita ini "Duda Penyuka Sesama Jenis Ini Setubuhi Mayat Pria Yang Dibunuhnya-#b6ebvf" di Juli selengkap disini : news.xcoid.com, PELALAWAN Kehidupan di penjara mengubah orientasi seksual AM alias Asep, duda asal Kabupaten Pelalawan, Riau. Asep pernah hidup di penjara lantaran kasus pembuhan.

Ia divonis 15 thn penjara. Kala menjalani hari di bui itulah, ia jadi korban pelecehan seksual sehingga akhirnya dia pun jadi penyuka sesama jenis. Bahkan, krn hasratnya ngga kesampaian, Asep tega membunuh Junjung Siregar. Kasus pembunuhan itu telah diungkap oleh Satreskrim Polres Pelalawan.

Tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan sesaat ekspos kasus, Seniin (8/7/2019) lalu. Kasus itu bermula dari penemuan mayat korban yang terkubur tidak wajar di belakang rumah warga Desa Petani, Kecamatan Bunut. Korban terkubur dalam kondisi telungkup tanpa busana. Usai penemuan mayat tersebut, polisi hanya butuh wa_ktu tiga jam utk menangkap Asep.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak akan menyelesaikan masalah dan mengalah bukan berarti kalah.

Setelah penyelidikan dan penyidikan intensif, didapati motif pembunuhan yakni orientasi seksual AM yang menyimpang.

Korban diminta untuk berhubungan badan oleh AM, tetapi menolak dan berujung ke pembunuhan. Asep lalu menyetubuhi korbannya kemudian jadi mayat. "Pelaku juga residivis kasus pembunuhan di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)."

"Sudah bebas, membunuh lagi," ujar Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian, Selasaa (9/7/2019).


Dijelaskan, menuturkan, berdasarkan penuturan pelaku, pd_ kasus pertama, ia membunuh mandor di tempatnya bekerja di Tembilahan. Setelah diproses hukum, Asep dikenakan hukuman 15 thn penjara & ditahan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Tembilahan. Asep menjalani hukuman sehingga selesai & kembali menghirup udara bebas. Selama mendekam di Lapas Tembilahan, jadi awal mula Asep terpapar perilaku seks menyimpang yakni menyukai sesama jenis.

Ia mengaku pertama kali menjdi korban dari kelainan seks sesama pria di dalam penjara hingga lama kelamaan dirinya pun mempunyai oritensi seksual seperti itu.

"Tersangka pula sudah dua kali berkeluarga, namun berakhir perceraian dngn istrinya."

"Pelaku juga sempat mengambil duit Rp 150 ribu dan telepon genggam milik korban Junjung."

"Semua barang bukti usai kita sita," tambah Teddy.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Menyandari kekurangan diri lebih baik, daripada mengada-ngadakan apa yang tidak di miliki.

Dijelaskan, awal pertemuan korban dngn tersangka Asep di Jalan Ambisi, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, Senin (1/7/2019).

Pelaku menawarkan korban untuk membuka usaha menjual bakso di daerah Sorek Kecamatan Pangkalan Kuras, kabupaten yang sama. Tawaran itu bermula lantaran korban yang mengganggur itu tengah mencari pekerjaan. Sebelum berangkat, tersangka mengajak korban ke sebuah rumah kosong yang masih berada di wilayah Jalan Arbes Pangkalan Kerinci.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Kesempatan terbaik adalah melakukan hal yang baik untuk orang lain.


Di sana pelaku sempat melecehkan korban & hendak diajak berhubungan intim, lantaran merasa dirinya normal namun korban menolak ajakan tersebut. Keesokan harinya mereka berangkat ke daerah Sorek utk mensurvei tempat berjualan bakso yang dijanjikan pelaku.

Masih merasa percaya, korban yang tercatat sebagai warga Sosa Kecamatan Hutaraja Kabupaten Padang Lawas itu mengakui ajakan pelaku.

Baca: Ajak Hubungan Intim Sesama Jenis Ditolak, Mantan Napi Kasus Pembunuhan Kembali Bunuh Rekannya

Ternyata mereka malah menuju rumah kakak pelaku di Desa Petani Kecamatan Bunut & menginap di sana.

Korban dan pelaku menginap satu malam di rumah yang menjadi Lokasi Kejadi Perkara (TKP) pembunuhan dan pelecehan tersebut.

"Keluarga kakaknya berangkat ke ladang, tinggal mereka berdua di dalam rumah.


Di situlah terjadi pembunuhan," tambah Teddy.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.

Kondisi rumah yang sepi mmbuat pelaku ingin melampiaskan hasratnya. Awalnya dia merayu pemuda itu dngn baik-baik supaya mau berhubungan intim di kamar mandi.

Namun korban menolak seper_ti kejadian pertama di rumah kosong di Pangkalan Kerinci. Terus mendapat penolakan, pelaku lalu mengambil kayu la_lu memukul pundak & kepala bagian belakang korban. Tak smpai disitu saja, pelaku sesudah mengambil pisau dapur & menikam korban dua kali dibagian dada serta perut. Dalam kondisi luka parah dan bersimbah darah serta bagian dalam peru nyaris keluar, pelaku menelungkupkan tubuh korban di dalam kamar mandi.

"Di situlah pelaku melampiaskan orientasi seksualnya sehingga akhirnya korban meninggal dunia," jelas Teddy. Setelah hasratnya tersalurkan, pelaku mengambil cangkul & menggali lubang sedalam satu meter di belakang rumah kakaknya. Mayat korban ditarik hingga ke belakang & ditelungkupkan di dalam liang itu dngn kondisi telanjang. Selanjutnya lubang ditutup & pelaku mebersihkan seluruh jejak pembunuhan itu.

Asep selanjutnya menghubungi kakaknya yang masih di ladang dan menyatakan hendak pulang ke Pangkalan Kerinci ke rumah kakaknya yang satu lagi. Setelah kembali ke rumah, saksi Ani Haryani menatap ada gundukan aneh di belakang rumahnya pada Kamis (4/7/2019). Namun dia mengurungkan niatnya utk mencari paham dan memilih berangkat ke Sorek. Keesokan harinya, Jumat (5/7/2019), akhirnya Ani memberanikan diri menelisik galian tanah yang mencurigakan itu menggunakan cangkul.

Hingga akhirnya dia mendapati sesosok jasad mirip mayat manusia. Ia lantas melaporkan kepada warga sekitar dan polisi. Saat kuburan dibongkar, rupanya berisi mayat teman adiknya yang sebelumnya menginap di rumahnya. Polisipun melakukan evakuasi & penyelidikan terhadap kasus pembunuhan tersebut.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

cermin akan memantulkan apa yang ada di hadapannya, demikian juga hasil perbuatan kita, baik atau buruk itulah yang akan kita terima.

Hingga akhirnya Asep ditangkap di rumah kakaknya di Jalan Ambisi Pangkalan Kerinci tanpa perlawanan. Kepada polisi dia mengakui smua perbuatannya membunuh korban dngn motif penyukai sesama jenis. Pelaku dikenakan pasal 340 mengenai pembunuhan junto 338 KUHP dngn ancama hukuman minimal 20 tahun penjara & maksimal hukuman mati.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Asep, Duda Penyuka Sesama Jenis Itu Setubuhi Korbannya sehingga Tewas, https://jateng.news.xcoid.com/2019/07/09/asep-duda-penyuka-sesama-jenis-itu-setubuhi-korbannya-hingga-tewas?pageall.

Editor: galih pujo asmoro

Selanjutnya lubang ditutup & pelaku mebersihkan seluruh jejak pembunuhan itu. Asep selanjutnya menghubungi kakaknya yang masih di ladang & menyatakan hendak pulang ke Pangkalan Kerinci ke rumah kakaknya yang satu lagi. Setelah kembali ke rumah, saksi Ani Haryani melihat ada gundukan aneh di belakang rumahnya pada Kamis (4/7/2019).


Namun ia mengurungkan niatnya utk mencari tahu dan memilih berangkat ke Sorek. Keesokan harinya, Juumat (5/7/2019), akhirnya Ani memberanikan diri menelisik galian tanah yang mencurigakan itu menggunakan cangkul. Hingga akhirnya dia mendapati sesosok jasad mirip mayat manusia. Ia lantas melaporkan ke-pada warga sekitar dan polisi.

Saat kuburan dibongkar, rupanya berisi mayat teman adiknya yang sebelumnya menginap di rumahnya. Polisipun melakukan evakuasi & penyelidikan terhadap kasus pembunuhan tersebut. Hingga akhirnya Asep ditangkap di rumah kakaknya di Jalan Ambisi Pangkalan Kerinci tanpa perlawanan. Kepada polisi dia mengakui semua perbuatannya membunuh korban dngn motif penyukai sesama jenis.

Pelaku dikenakan pasal 340 tentang pembunuhan junto 338 KUHP dengan ancama hukuman minimal 20 tahun penjara dan maksimal hukuman mati. Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Asep, Duda Penyuka Sesama Jenis Itu Setubuhi Korbannya hingga Tewas, https://jateng.news.xcoid.com/2019/07/09/asep-duda-penyuka-sesama-jenis-itu-setubuhi-korbannya-hingga-tewas?pageall.

Editor: galih pujo asmoro

Kepada polisi ia mengakui smua perbuatannya membunuh korban dengan motif penyukai sesama jenis. Pelaku dikenakan pasal 340 tentang pembunuhan junto 338 KUHP dengan ancama hukuman minimal 20 thn penjara & maksimal hukuman mati.


Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dngn judul Asep, Duda Penyuka Sesama Jenis Itu Setubuhi Korbannya sehingga Tewas, https://jateng.news.xcoid.com/2019/07/09/asep-duda-penyuka-sesama-jenis-itu-setubuhi-korbannya-hingga-tewas?pageall.

Editor: galih pujo asmoro

Sekian info yang kami sampaikan mengenai Duda Penyuka Sesama Jenis Ini Setubuhi Mayat Pria Yang Dibunuhnya-#b6ebvf, berita diambil dari berbagai media online lain.. terimakasih

Sumber: www*tribunnews*com/regional/2019/07/10/duda+penyuka+sesama+jenis+ini+setubuhi+mayat+pria+yang+dibunuhnya
Share Berita