Pelanggar Hak Cipta Manga Ditangkap Bersama Dua Pelaku Warga Jepang
Judul "Pelanggar Hak Cipta Manga Ditangkap Bersama Dua Pelaku Warga Jepang-#ocsaht(berita Juli 2019)", terus baca :

Laporan Koresponden news.xcoid.com, Richard Susilo dari Jepang

news.xcoid.com, TOKYO Seorang pelanggar Copyright (hak cipta) Manga Jepang ditangkap 7 Juli di Bandara Manila Filipina. Sementara Rabu_ (10/7/2019) kemarin, dua pelaku lainnya warga Jepang juga ditangkap polisi di Fukuoka.


Sejak Januari 2006 pemerintah Jepang mencari pelanggar Copyright manga (komik Jepang) yang ditayangkan lewat internet sehingga merugikan pembuatnya 320 miliar yen. Romo Hishino tertangkap saat hendak ke Hong Kong dari terminal 3 Manila Filipina. "Sedangkan dua warga Jepang, Kouta Fujisaki (26), dari Kamitakada 2 Nakanoku Tokyo, beserta Ito Shiho (24) dari Sumiyoshicho 2 Fuchu Tokyo, ditangkap di Fukuoka kemarin," tutur sumber news.xcoid.com, Kamis (11/7/2019). Keduanya ditangkap karena pelanggaran hak cipta penerbitnya Shueisha, memosting gambar episode 866 manga populer "ONE PIECE" di situs Desa Manga (Manga Mura) pada tanggal 29 Mei 2017. "Romi Hoshino yang punya tiga kewarganegaraan, Jepang, Jerman dan Israel ditangkap pihak imigrasi Filipina di bandara internasional Manila sesaat hendak berangkat ke Hong Kong.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juli 2019 )

Semua yang kita capai adalah hasil dari apa yang kita pikir.

Nama ia lainnya adalah
Zakay Romi, pengelola situs Manga Mura (Manga village)," ungkap sumber news.xcoid.com. Saat ini pemerintah Jepang sedang melakukan koordinasi dengan pihak Filipina, Jerman & Israel utk bisa menangkap & membawa masuk Hoshino ke Jepang utk disidangkan lebih lanjut.

Agen-agen dari Biro Imigrasi Filipina (BIF) hari Minggu (7/7/2019) menangkap seorang buron Jepang-Jerman-Israel yang dicari oleh pihak berwenang Jepang sebab melanggar undang-undang Hak Cipta.

Pejabat Intelijen BIF Bobby Raquepo, kepala Unit Pencarian Pelarian Biro (FSU), mengidentifikasi subjeknya merupakan Romi Hoshino 28 thn alias Zakay Romi, yang ditangkap di Bandara Internasional Ninoy (NAIA) Terminal 3.



Romi Hoshino yang punya tiga masyarakat negara yaitu Jepang Jerman dan Israel.

(Foto Imigrasi Filipina)Menurut Raquepo, Hoshino dilaporkan adalah manajer "Manga Mura"", situs web menonton kartun Jepang se_cara ilegal, yang dikenal sebagai Manga, yang beroperasi dari Januari 2016 hingga April 2018. Asosiasi Hak Cipta Jepang memperkirakan biaya kerusakan bernilai sedikitnya 320 miliar yen (2,9 miliar dolar AS). Hoshino ditangkap dngn perintah misi yang dikeluarkan _oleh BIF Comm Jas Moreacute mengikuti permintaan Kedutaan Besar Jepang di Manila, yang mencari bantuan BIF dalam menemukan dan menangkap buron.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juli 2019 )

Kenangan tetap ada tapi jangan terfokus disana. Hidup lo bukan untuk kenangan tapi buat masa depan. Tetap semangat!.

Operasi tersebut, kata Raquepo, dilakukan berkoordinasi dengan Tokyo Interpol.

"Kehadirannya di negara itu berisiko untuk keselamatan & keamanan publik. Kami berkoordinasi erat dngn rekan-rekan asing kami yang mengirimi kami information tentang penjahat yang mungkin disembunyikan di Filipina. Sesudah mengetahui, kami segera mencari, menangkap, & mendeportasi para buron ini," tambahnya.

Hoshino ditahan di fasilitas penahanan BIF di Camp Bagong Diwa, Kot'a Taguig sambil menunggu proses persidangan.


Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Kamis /Juli /2019 )

Sumber: www*tribunnews*com/internasional/2019/07/11/pelanggar+hak+cipta+manga+ditangkap+bersama+dua+pelaku+warga+jepang
Share Berita