Wanita Terdakwa Bandar Sabu Ini Emosi Sesaat Dicecar, Sebut Hakim Sok Lugu
Info-info hari Kamis , seputar "Wanita Terdakwa Bandar Sabu Ini Emosi Sesaat Dicecar, Sebut Hakim Sok Lugu-#4fq3xr", news.xcoid.com, MEDAN Terdakwa bandar sabu, Suarni alias Ame tak mampu menahan emosinya sesaat sidang di Pengadilan Negeri Binjai, Kamis (11/7/2019). Perempuan itu bersama dua kurir yang merupakan kaki tangannya, Juna dan Suratman, kerap berdalih & mengaku dijebak polisi.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juli 2019 )

Akan tiba saatnya kita akan berhenti mencintai seseorang bukan karena seseorang itu berhenti mencintai kita melainkan kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Ame terus berdalih bahwa dia bukan bandar sabu-sabu. Ia terus membantah tidak ada melakukan perjanjian transaksi sabusabu di TKP penangkapan di rumah kosong. Dia mengiyakan tidak pernh mengajak org untuk bertemu di rumah kosong kompleksnya.


Katanya, sesaat digerebek polisi dia sedang menanti orang utk urusan utang.

Dalan sidang yang dipimpin Majelis Hakim yang diketuai Fauzul Hamdi dan hakim anggota Dedi & David Simare-mare, Ame bersikap tidak sopan, dengan melontarkan kata-kata yang merendahkan majelis hakim.

Baca: BREAKING NEWS Ratna Sarumpaet Dijatuhi Hukuman 2 Thn Penjara

Baca: Tersangka Perampokan Emas 1,6 Miliar di Balaraja Mengakui Belajar dari Youtube

Baca: Bergabung atau Tidaknya Demokrat Kedalam Koalisi Pemerintah Sangat Tergantung Jokowi

Baca: Salmafina Blak-blakan soal Isu Pindah Keyakinan hingga Tangisannya saat Berdoa

"Aku udah jelaskan semua. Bapak ini sok lugu," ucapnya dengan ketusnya ke-pada hakim Dedi yang mencecarnya terkait kronologi penangkapan, barang bukti berupa plastik bening sabusabu, dan timbangan elektrik. "Kenapa itu _ada timbangan elektrik?


Buat apa kamu? Kenapa disimpan dalam lemari baju? Dalam lemari tepatnya di mna kamu simpan?
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juli 2019 )

Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang atau belum dikerjakan oleh orang lain. tetapi perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh diri sendiri.


Barang bukti sabusabu dua paket itu pny kamu?" Cecar hakim Dedi.

Ame berdalih timbangan elektrik dipakai untuk kerjaannya mmbuat kue.

Disimpan di dalam lemari agar tidak terjangkau tangan anak-anaknya dan akhirnya rusak. Soal plastik bening sabusabu, Ame bilang itu smua bekas sabu-sabu yang dipakainya.


"Ya, namanya biar enggak terjangkau anak-anak, itu kan timbangan sensitif. Disimpan dalam lemari, di gantungan baju. Plastik itu bekas pake aku selama ini jikalau ngedrop," kata Ame. Ame terus membela diri, sehingga akhirnya hakim ktua meminta kuasa hukum Ame mengingatkan kliennya.

Bahkan, sidang sempat diskors. Jaksa mendakwa Suarni alias Ame terduga bandar sabu dngn Dakwaan Primair Pasal 114 ayat (2) Subsider 112 ayat (2).
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Kamis , Juli 2019 )

Bukan karena harta yang melimpah/apa yang dimilik, orang dihormati. kehormatan adalah penghargaan bagi orang yang telah memberikan sesuatu yang berarti bagi orang yang membutuhkan.

Sedangkan Suratman & Juna didakwa dengan Dakwaan Primair Pasal 114 ayat (2) Subsidair 112 ayat (2) serta Lebih Subsidair 132. Diketahui, dari keempat tersangka polisi menyita barang bukti sebanyak 95,69 gram yang dikemas dalam sebungkus plastik besar dan dua paket kecil.

Selain itu, polisi juga menyita satu butir pil ekstasi warna hijau, satu timbangan elektrik, dua skop berbahan pipet, 50 plastik klip besar transparan, satu kotak lampu dan satu dompet yang diduga sebagai tempat menyimpan sabu serta unit telepon genggam. Keempat tersangka diciduk polisi dalam rumah, di Jalan Petai Pasar 2 Cina, Komplek Mahkota Permai, Binjai Utara, Seniin (29/10) lalu. Hasil penyidikan polisi, Suarni merupakan bandar atau pemilik narkoba. Walaupun Pohan (buron) ialah tangan kanan Suarni.

Dua tersangka sisanya yakni Suratman & Juna ialah kaki tangan bandar. (dyk/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dngn judul Terdakwa Bandar Sabu di Binjai Emosi sesaat Dicecar, Sebut Hakim Sok Lugu

Hasil penyidikan polisi, Suarni adalah bandar atau pemilik narkoba. Walaupun Pohan (buron) adalah tangan kanan Suarni. Dua tersangka sisanya yakni Suratman dan Juna ialah kaki tangan bandar.


(dyk/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dngn judul Terdakwa Bandar Sabu di Binjai Emosi saat Dicecar, Sebut Hakim Sok Lugu

Sekilas berita yang kami sharing, jika suka bantu sharing ya...

Sumber: www*tribunnews*com/regional/2019/07/11/wanita+terdakwa+bandar+sabu+ini+emosi+saat+dicecar+sebut+hakim+sok+lugu
Share Berita