Terapkan Proses Seleksi Berbasis Kompetensi, KY Antisipasi Calo Hakim
Info mengenai "Terapkan Proses Seleksi Berbasis Kompetensi, KY Antisipasi Calo Hakim-#sddv5n", selengkapnya silahkan baca-baca beritanya : Laporan Wartawan news.xcoid.com, Glery Lazuardi

news.xcoid.com, JAKARTA Komisi Yudisial (KY) menerapkan sistem seleksi berbasis kompetensi selama proses seleksi calon hakim agung (CHA). Upaya itu dilakukan utk mendapatkan CHA berkualitas.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Sukses hanya bagi orang yang tetap semangat meski halangan dan rintangan di depan mata.



Pernyataan itu disampaikan Ktua KY, Jaja Ahmad Jayus.

"Melalui penerapan model & standar kompetensi CHA, diharapkan seleksi ini dapat menghasilkan CHA yang siap pakai dan memiliki pengetahuan, keterampilan, kemampuan, & karakteristik personal yang tangguh & terpuji," kata Jaja, Selasaa (16/7/2019).

Sistem manajemen seleksi CHA berbasis kompetensi menggunakan model & standar kompetensi hakim agung yang disesuaikan Peraturan KY Nomor 2 Thn 2016 mengenai Seleksi Calon Hakim Agung.

Model kompetensi hakim tersebut terdiri dari 7 kelompok, yaitu kelompok mental, kelompok interpersonal, kelompok proses yudisial, kelompok pengelolaan yudisial, kelompok manajerial, kelompok kenegarawanan, dan kelompok integritas.

Selama proses seleksi, ia mengingatkan, peserta agar selalu waspada terhadap para pihak yang menjanjikan untuk memuluskan langkah CHA dalam mengikuti proses rekrutmen.

Bahkan, kata dia, usai ada di dalam berita, di mana ada pihak yang menghubungi CHA & menjanjikan kelulusan dengan imbalan.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Menyandari kekurangan diri lebih baik, daripada mengada-ngadakan apa yang tidak di miliki.

Tak ada pihak seperti itu di KY.



"Jadi CHA mesti mawas diri terhadap upaya penipuan dalam proses rekrutmen ini. Selain itu, CHA dilarang keras untuk menghubungi panitia rekrutmen di luar kewajaran, krn akan menjdi poin minus bagi CHA," tambahnya.

Melalui tahapan seleksi itu, ia mengharapkan memperoleh sosok hakim agung yang bersih dan bermartabat sesuai dngn visi Mahkamah Agung, yaitu mewujudkan peradilan yang agung dan dihormati

Sebelumnya, proses seleksi calon hakim agung, calon hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi dan calon hakim ad hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung (MA) masuk ke tahap II.

Komisi Yudisial (KY) menggelar seleksi kualitas bagi calon hakim agung (CHA) pd_ Senin-Selasa, 15-16 Juli 2019.

Sementara seleksi kualitas calon hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi dan Hubungan Industrial di MA, pd_ Rabu-Kamis, 17-18 Juli 2019.

Sekilas berita yang kami sharing, jika suka bantu sharing ya...

Sumber: www*tribunnews*com/nasional/2019/07/17/terapkan+proses+seleksi+berbasis+kompetensi+ky+antisipasi+calo+hakim
Share Berita