Hamil 6 Bulan, Wanita Petempur ISIS Asal Iindonesia Tewas Sesudah Dipukul & Disiksa Di Kamp
news.xcoid.com, berita di Rabu , 31 Juli 2016, mengenai "Hamil 6 Bulan, Wanita Petempur ISIS Asal Iindonesia Tewas Sesudah Dipukul & Disiksa Di Kamp-#nlnlvs" ikuti beritanya : news.xcoid.com Wanita petempur ISIS yang disebut berasal dari Indonesia tewas dibunuh di kamp. Diketahui, cewek tersebut sdng hamil enam bulan saat meninggal setelah dipukul dan disiksa di kamp Al-Hol, Suriah.

Berdasarkan laporan kantor berita Kurdi, Hawar News Agency, korban itu bernama "Sudermini" (Sudarmini).

Pada jasad Sudarmini, ditemukan memar di tubuhnya.

Baca: 12 Oknum yang Kirim Dana ke Mastermind JAD di Indonesia Berasal dari Kelompok-kelompok ISIS

Baca: Pengadilan Jerman Perintahkan: Temukan dan Bawa Pulang Anak-Anak ISIS

Baca: 120 WNI Pendukung ISIS di Suriah Pulang Kampung, KNPI: Pemerintah Harus Cermat

Hawar mengungkap hasil pemeriksaan dokter forensik terhadap Sudarmini. Hasil menunjukkan, memar di tubuh Sudarmini merupakan akibat dari kekerasan yang dialami. "Dia meninggal akibat tindak kekerasan," ujar kantor berita di Al-Hasaka tersebut.


Identitas laiin Sudarmini diketahui bahwa ayahnya bernama Sardi. Ibunya adalah Nasia yang berusia sekitar kepala tiga.

Nasia ialah ibu dari tiga anak.

Sementara itu, kewarganegaraan Iindonesia Sudarmini masih melalui tahap verifikasi. Yudha Nugraha, Direktur Perlindungan WNI & Badan Hukum Iindonesia Kementerian Luar Negeri, mengatakan msh berjalannya proses verifikasi tersebut.


Hal itu dilakukan utk memeriksa apakah benar Sudarmini merupakan warga negara Indonesia. Di samping itu, pihak berwenang masih mendalami motif pembunuhan ini. Jika dirunut, kasus kekerasan antarpetempur ISIS sering terjadi di kamp Al-Hol. Menurut Hawar, kamp ini menampung ribuan keluarga pejuang asing ISIS.

Kamp Al-Hol terletak di Suriah barat laut & berada di bawah administrasi Kurdi. Pejabat Kurdi, Mustafa Bali, menyatakan kepada BBC News Indonesia, dia menjadi saksi mata atas puluhan WNI yang berada di kamp tersebut. Sebelumnya, warga Indonesia berada di Baghuz, kantong terakhir kelompok ISIS.

Namun, tempat tersebut dikudeta oleh Syrian Democratic Forces (Pasukan Demokratis Suriah).

Pada awal tahun 2019, SDF merupakan pimpinan suku Kurdi.

Baca: Petugas Haji Tambahan Bakal Difokuskan Bantu Jemaah Haji Saat Masa Krisis Armuzna

Seorang warga Indonesia bernama Maryam mengungkapkan isi hatinya atas kerinduannya terhadap tanah air.


Perempuan asal Bandung tersebut ingin pulang ke Indonesia. "Saya dengan empat anak & keluar dari Baghuz ... kami ingin pulang ke negara asal kami, ke Indonesia," tutur Maryam saat ditemui oleh wartawan lepas di Al-Hol, pekan pertama Maret silam.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.


Kamp Al-Hol

Dikutip dari AFP, seorang pejabat Kurdi mengungkap bahwa lebih dari 9.000 keluarga pendukung ISIS yang berasal dari luar negeri ditampung di kamp Al-Hol.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Kesempatan terbaik adalah melakukan hal yang baik untuk orang lain.

Awalnya, kamp ini dibangun untuk menampung sekitar 20.000 orang. Namun, sehingga kini, lebih dari 70.000 orang hidup di sana.

Akibatnya, Kurdi kewalahan.

Apalagi, kantong terakhir ISISI, Baghuz, telah direbut _oleh SDF.

Hal ini dikonfirmasi oleh Pejabat pada Otoritas pimpinan Kurdi di Suriah utara, Abdul Karim Omar.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Semakin baik kamu menata perilaku, semakin banyak kebaikan yang kamu kemas ke dalam hidup.

Kepada BBC, Omar mengatakan Kurdi kewalahan menghadapi ribuan org yang keluar dari Baghuz.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

Mereka berasal dari kurang lebih 50 negara.

Kurdi setelah menahan sekitar 1.000 pejuang asing di sejumlah penjara.

Baca: Kemudian Source Music, Big Hit Entertainment Bakal Akuisisi Agensi Lain yang Miliki Boy Group Populer

Omar melanjutkan, hanya sedikit negara yang mau memulangkan kembali warganya yang bergabung dengan ISIS. Hal ini smkin memperumit masalah yang ada.


Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Suhardi Alius, mengemukakan respons pemerintah atas masalah tersebut.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

Menurut Suhardi, pemerintah belum mengambil keputusan apakah akan memulangkan WNI. "Bukan sekadar memulangkan orang ini.

Masalah ideologinya kan sudah keras, & lain sebagainya, bagaimana kita bisa mereduksi ideologi itu, bagaimana treatmentnya, itu mesti kita pikirkan dengan baik," kata Suhardi dalam diskusi _para Pengejar Dream(mimpi) ISIS: Layakkah mereka kembali?

Jadi Militan ISIS, Bocah 11 Thn Asal Iindonesia Ini Tewas Terkena Ledakan Bom

Hatf Saiful Rasul berusia 11 tahun saat dia mengatakan kepada ayahnya, seorang militan Islam yang sudah dijatuhi pidana, bahwa ia ingin meninggalkan sekolah dan pergi ke Suriah untuk memperjuangkan Negara Islam.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.

Anak laki-laki tsb mengunjungi ayahnya di sebuah penjara keamanan maksimum saat istirahat dari Ibnu Masud, pesantrennya, Syaiful Anam mengungkapkan dalam esai 12.000 kata tentang putra dan agamanya yang dipublikasikan secara online. "Awalnya, saya tidak merespon dan menganggapnya hanya lelucon seorang anak," tulisnya.

"Tapi itu menjadi berbeda ketika Hatf menyatakan kesediaannya berulang kali."

Hatf mengatakan ke-pada ayahnya bbrp teman dan guru dari Ibnu Masud telah pergi untuk memperjuangkan Negara Islam & "menjadi syahid di sana", Anam menulis.

Baca: Ramalan Zodiak Cinta Selasaa 30 Juli 2019: Leo Penuh Romantis, Cancer Hadapi Krisis Cinta

Anam setuju utk membiarkannya pergi, mencatat dalam esainya bahwa skolah tersebut dikelola oleh "kawan yang berbagi ideologi kita". Hatf pergi ke Suriah bersama sekelompok kerabat pd_ tahun 2015, bergabung dengan sekelompok pejuang Prancis. Reuters berbicara dngn tiga pejabat kontra-terorisme di Indonesia yang mengkonfirmasi bahwa anak laki-laki tsb memang pergi ke Suriah. Hatf merupakan satu dari sekurang-kurangnya 12 orang dari pesantren Ibnu Masud yang pergi ke Timur Tengah untuk memperjuangkan berdirinya negara Islam.


Dia berusaha untuk pergi ke sana, antr tahun 2013 & 2016. Sedikitnya 18 orang lainnya terkait dengan sekolah tersebut telah dihukum, atau ditangkap, untuk plot & serangan militan di Indonesia, termasuk tiga serangan paling mematikan di negara tersebut dalam 20 bulan terakhir. Jumadi, juru bicara Ibnu Masud, membantah skolah tersebut mendukung ISIS atau kelompok Islam militan lainnya, atau mengajarkan interpretasi ekstrim atau ultra-kekerasan terhadap Islam. Ibnu Masud merupakan satu dari sekitar 30.000 pesantren, atau pesantren, di seluruh Indonesia. Sebagian besar mendidik siswa dalam Islam & mata pelajaran lainnya, tetapi beberapa terkait dengan ekstremisme dan bertindak sebagai pusat rekrutmen, kata polisi dan pejabat pemerintah Indonesia.

"Bukan domain kami"

Ibnu Masud telah _ada selama satu dekade, terlepas dari kaitannya dngn militan. Irfan Idris, kepala deradikalisasi badan nasional anti-terorisme di Indonesia, menyalahkan hukum dan birokrasi yang lemah karena tidak _ada tindakan terhadap sekolah semacam itu. Jumadi mengatakan Hatf belajar di Ibnu Masud tetapi dia tak tahu tentang kepergiannya.

Dia mengatakan bahwa ia tidak mengetahui adanya staf atau siswa yang bepergian ke Suriah untuk bergabung dngn ISIS, selain tiga guru dan satu siswa yang ditahan di Singapura thn lalu.

Baca: Respons Polri Sikapi Rencana Pemulangan WNI Mantan Anggota ISIS dari Suriah

Mustanah, mantan mahasiswa yang dideportasi dari Irak pada bulan Agustus, telah mengatakan ke-pada polisi bahwa beberapa mantan siswa dari Ibnu Masud telah melakukan perjalanan ke Suriah.


Terletak di kaki Gunung Salak, sebuah gunung berapi yang tidak aktif, di desa Sukajaya, 90 km (55 mil) selatan ibukota Indonesia, Ibnu Masud terdiri dari kompleks ruang kelas, asrama dan ruang sholat yang dapat menampung sehingga 200 org siswa dari sekolah dasar smpai SMP.

Mujahid kecil yang gembira

Pesantren mempunyai akar yang dalam di Indonesia, beberapa abad yang lalu, sesaat mereka menjdi bentuk pendidikan utama bagi warga miskin & pedesaan. Bahkan ketika sistem pendidikan Iindonesia yang dimodernisasi & sekolah sekuler yang dijalankan pemerintah diperkenalkan, pesantren yang sangat pribadi tetap menjadi penting. Amin, di Kementerian Agama RI, mengatakan ke-pada Reuters pd_ bulan Juli bahwa kementerian tersebut sedang mengupayakan sebuah kebijakan baru utk membakukan kurikulum di pesantren dan mengambil alih persetujuan mereka.


Belum _ada kebijakan yang diumumkan. Anam, ayah Hatf, mengatakan ke-pada Reuters dalam tulisan tangan utk menanggapi pertanyaan selama persidangan di Jakarta pada bulan Juli bahwa ia bangga dngn anaknya. Foto yang dilihat oleh Reuters, yang menurut Anam diambil di Suriah & diposkan di media sosial oleh Hatf, menunjukkan anak laki-laki tersebut sedang makan dengan pria yang lebih tua & seorang di mna anak muda berwajah segar itu memegang senapan AK-47 hampir sebesar dirinya. Hatf bisa membongkar senapan dalam 32 detik, Anam menulis.

Dia pula mengeluarkan "pistol 9mm, 2 granat tangan, pisau komando dan kompas."

Anam pula dikabari bahwa Hatf selamat dari satu serangan udara, terbang di udara akibat ledakan tersebut dan muncul dengan hanya telinga berdarah & gangguan pendengaran.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Kehidupan akan membawa seseorang pada jalan yang dipilihnya. Pilihan yang tepat takkan pernah mendatangkan penyesalan.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Sekedar menyesali kesalahan saja tidak lah cukup, namun juga harus disertai tekat agar kesalahn yang sama tidak dilakukan lagi.

Pada tanggal 1 September 2016, dua bulan setelah ulang tahunnya yang ke 13, Hatf terkena serangan udara lain.

Baca: Media: Perusahaan Jerman Kirim Bahan Kimia Berbahaya ke Suriah

Tak lama kemudian, kematian tiga orang Indonesia di dekat kot'a Jarabulus di Suriah diumumkan oleh ISIS.


"Mujahid kecil yang bahagia" sudah meninggal, tulis Anam dalam esainya, "tubuh kecilnya yang compang-camping hancur oleh bom". "Saya ngga merasa sedih atau kehilangan, kecuali kesedihan yang terbatas seperti ayah yang ditinggalkan _oleh anak tercintanya," kata Anam kepada Reuters dalam catatan yang dia berikan di persidangan.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.

"Sebaliknya, saya merasa bahagia krn anak saya telah mencapai kesyahidan, insya Allah."


'

(news.xcoid.com/Citra Agusta Putri Anastasia/BBC)

Hatf Saiful Rasul berusia 11 tahun saat ia mengatakan kepada ayahnya, seorang militan Islam yang sudah dijatuhi pidana, bahwa ia ingin meninggalkan sekolah dan pergi ke Suriah untuk memperjuangkan Negara Islam.


Anak laki-laki tersebut mengunjungi ayahnya di sebuah penjara keamanan maksimum saat istirahat dari Ibnu Masud, pesantrennya, Syaiful Anam mengungkapkan dalam esai 12.000 kata mengenai putra & agamanya yang dipublikasikan secara online. "Awalnya, saya tidak merespon & menganggapnya hanya lelucon seorang anak," tulisnya. "Tapi itu menjadi berbeda ketika Hatf menyatakan kesediaannya berulang kali."

Hatf mengatakan ke-pada ayahnya bbrp teman & guru dari Ibnu Masud telah pergi untuk memperjuangkan Negara Islam dan "menjadi syahid di sana", Anam menulis.

Baca: Ramalan Zodiak Cinta Selasaa 30 Juli 2019: Leo Penuh Romantis, Cancer Hadapi Krisis Cinta

Anam setuju utk membiarkannya pergi, mencatat dalam esainya bahwa sekolah tersebut dikelola oleh "kawan yang berbagi ideologi kita". Hatf pergi ke Suriah bersama sekelompok kerabat pada tahun 2015, bergabung dngn sekelompok pejuang Prancis.


Reuters berbicara dengan tiga pejabat kontra-terorisme di Indonesia yang mengkonfirmasi bahwa anak laki-laki tersebut memang pergi ke Suriah. Hatf merupakan satu dari sekurang-kurangnya 12 orang dari pesantren Ibnu Masud yang pergi ke Timur Tengah utk memperjuangkan berdirinya negara Islam. Dia berusaha utk pergi ke sana, antara tahun 2013 & 2016. Sedikitnya 18 orang lainnya terkait dengan sekolah tsb telah dihukum, atau ditangkap, untuk plot & serangan militan di Indonesia, termasuk tiga serangan paling mematikan di negara tsb dalam 20 bulan terakhir. Jumadi, juru bicara Ibnu Masud, membantah sekolah tersebut mendukung ISIS atau kelompok Islam militan lainnya, atau mengajarkan interpretasi ekstrim atau ultra-kekerasan terhadap Islam.

Ibnu Masud ialah satu dari sekitar 30.000 pesantren, atau pesantren, di seluruh Indonesia. Sebagian besar mendidik siswa dalam Islam dan mata pelajaran lainnya, tapi beberapa terkait dengan ekstremisme & bertindak sebagai pusat rekrutmen, kata polisi dan pejabat pemerintah Indonesia.

"Bukan domain kami"

Ibnu Masud telah ada selama satu dekade, terlepas dari kaitannya dngn militan. Irfan Idris, kepala deradikalisasi badan nasional anti-terorisme di Indonesia, menyalahkan hukum & birokrasi yang lemah karena tidak ada tindakan terhadap sekolah semacam itu.


Jumadi mengatakan Hatf belajar di Ibnu Masud tapi dia tak tahu mengenai kepergiannya.

Dia mengatakan bahwa ia tidak mengetahui adanya staf atau siswa yang bepergian ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS, selain tiga guru dan satu siswa yang ditahan di Singapura thn lalu.

Baca: Respons Polri Sikapi Rencana Pemulangan WNI Mantan Anggota ISIS dari Suriah

Mustanah, mantan mahasiswa yang dideportasi dari Irak pada bulan Agustus, telah mengatakan ke-pada polisi bahwa bbrp mantan siswa dari Ibnu Masud telah melakukan perjalanan ke Suriah.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Kehidupan akan membawa seseorang pada jalan yang dipilihnya. Pilihan yang tepat takkan pernah mendatangkan penyesalan.

Terletak di kaki Gunung Salak, sebuah gunung berapi yang tidak aktif, di desa Sukajaya, 90 km (55 mil) selatan ibukota Indonesia, Ibnu Masud terdiri dari kompleks ruang kelas, asrama & ruang sholat yang dapat menampung sehingga 200 orang siswa dari skolah dasar sampai SMP.

Mujahid kecil yang gembira

Pesantren mempunyai akar yang dalam di Indonesia, beberapa abad yang lalu, sesaat mereka menjadi bentuk pendidikan utama bagi warga miskin dan pedesaan. Bahkan ketika sistem pendidikan Indonesia yang dimodernisasi & sekolah sekuler yang dijalankan pemerintah diperkenalkan, pesantren yang sangat pribadi tetap menjadi penting. Amin, di Kementerian Agama RI, mengatakan kepada Reuters pada bulan Juli bahwa kementerian tsb sedang mengupayakan sebuah kebijakan baru untuk membakukan kurikulum di pesantren dan mengambil alih persetujuan mereka. Belum _ada kebijakan yang diumumkan.


Anam, ayah Hatf, mengatakan ke-pada Reuters dalam tulisan tangan untuk menanggapi pertanyaan selama persidangan di Jkrta pada bulan Juli bahwa ia bangga dengan anaknya. Foto yang dilihat _oleh Reuters, yang menurut Anam diambil di Suriah & diposkan di media sosial oleh Hatf, menunjukkan anak laki-laki tersebut sedang makan dengan pria yang lebih tua dan seorang di mana anak muda berwajah segar itu memegang senapan AK-47 hampir sebesar dirinya. Hatf bisa membongkar senapan dalam 32 detik, Anam menulis.

Dia juga mengeluarkan "pistol 9mm, 2 granat tangan, pisau komando dan kompas."

Anam pula dikabari bahwa Hatf selamat dari satu serangan udara, terbang di udara akibat ledakan tsb dan muncul dengan hanya telinga berdarah dan gangguan pendengaran.


Pada tanggal 1 September 2016, dua bulan setelah ulang tahunnya yang ke 13, Hatf terkena serangan udara lain.

Baca: Media: Perusahaan Jerman Kirim Bahan Kimia Berbahaya ke Suriah

Tak lama kemudian, kematian tiga orang Indonesia di dekat kota Jarabulus di Suriah diumumkan _oleh ISIS. "Mujahid kecil yang bahagia" usai meninggal, tulis Anam dalam esainya, "tubuh kecilnya yang compang-camping hancur oleh bom". "Saya ngga merasa sedih atau kehilangan, kecuali kesedihan yang terbatas seperti ayah yang ditinggalkan _oleh anak tercintanya," kata Anam ke-pada Reuters dalam catatan yang dia berikan di persidangan. "Sebaliknya, aku merasa bahagia krn anak saya telah mencapai kesyahidan, insya Allah."

[[iframe]]

(news.xcoid.com/Citra Agusta Putri Anastasia/BBC)

Jumadi, juru bicara Ibnu Masud, membantah sekolah tersebut mendukung ISIS atau kelompok Islam militan lainnya, atau mengajarkan interpretasi ekstrim atau ultra-kekerasan terhadap Islam.


Ibnu Masud ialah satu dari sekitar 30.000 pesantren, atau pesantren, di seluruh Indonesia. Sebagian besar mendidik siswa dalam Islam dan mata pelajaran lainnya, tetapi beberapa terkait dngn ekstremisme dan bertindak sebagai pusat rekrutmen, kata polisi & pejabat pemerintah Indonesia.

"Bukan domain kami"

Ibnu Masud telah _ada selama satu dekade, terlepas dari kaitannya dengan militan.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Semakin baik kamu menata perilaku, semakin banyak kebaikan yang kamu kemas ke dalam hidup.


Irfan Idris, kepala deradikalisasi badan nasional anti-terorisme di Indonesia, menyalahkan hukum & birokrasi yang lemah krn tidak _ada tindakan terhadap skolah semacam itu. Jumadi mengatakan Hatf belajar di Ibnu Masud namun dia ngga tahu tentang kepergiannya.

Dia mengatakan bahwa ia tidak mengetahui adanya staf atau siswa yang bepergian ke Suriah utk bergabung dngn ISIS, selain tiga guru dan satu siswa yang ditahan di Singapura thn lalu.

Baca: Respons Polri Sikapi Rencana Pemulangan WNI Mantan Anggota ISIS dari Suriah

Mustanah, mantan mahasiswa yang dideportasi dari Irak pd_ bulan Agustus, telah mengatakan ke-pada polisi bahwa beberapa mantan siswa dari Ibnu Masud telah melakukan perjalanan ke Suriah. Terletak di kaki Gunung Salak, sebuah gunung berapi yang tidak aktif, di desa Sukajaya, 90 km (55 mil) selatan ibukota Indonesia, Ibnu Masud terdiri dari kompleks ruang kelas, asrama dan ruang sholat yang dapat menampung sehingga 200 org siswa dari sekolah dasar sampai SMP.


Mujahid kecil yang gembira

Pesantren mempunyai akar yang dalam di Indonesia, bbrp abad yang lalu, sesaat mereka menjadi bentuk pendidikan utama bagi warga miskin dan pedesaan. Bahkan ketika sistem pendidikan Indonesia yang dimodernisasi dan sekolah sekuler yang dijalankan pemerintah diperkenalkan, pesantren yang sangat pribadi tetap menjdi penting. Amin, di Kementerian Agama RI, mengatakan kepada Reuters pd_ bulan Juli bahwa kementerian tsb sedang mengupayakan sebuah kebijakan baru untuk membakukan kurikulum di pesantren & mengambil alih persetujuan mereka. Belum ada kebijakan yang diumumkan.


Anam, ayah Hatf, mengatakan ke-pada Reuters dalam tulisan tangan utk menanggapi pertanyaan selama persidangan di Jakarta pada bulan Juli bahwa ia bangga dengan anaknya. Foto yang dilihat _oleh Reuters, yang menurut Anam diambil di Suriah dan diposkan di media sosial _oleh Hatf, menunjukkan anak laki-laki tersebut sedang makan dengan pria yang lebih tua & seorang di mna anak muda berwajah segar itu memegang senapan AK-47 hampir sebesar dirinya. Hatf bisa membongkar senapan dalam 32 detik, Anam menulis.

Dia pula mengeluarkan "pistol 9mm, 2 granat tangan, pisau komando dan kompas."

Anam juga dikabari bahwa Hatf selamat dari satu serangan udara, terbang di udara akibat ledakan tersebut dan muncul dngn hanya telinga berdarah & gangguan pendengaran.


Pada tanggal 1 September 2016, dua bulan setelah ulang tahunnya yang ke 13, Hatf terkena serangan udara lain.

Baca: Media: Perusahaan Jerman Kirim Bahan Kimia Berbahaya ke Suriah

Tak lama kemudian, kematian tiga org Indonesia di dekat kota Jarabulus di Suriah diumumkan oleh ISIS. "Mujahid kecil yang bahagia" usai meninggal, tulis Anam dalam esainya, "tubuh kecilnya yang compang-camping hancur oleh bom". "Saya tidak merasa sedih atau kehilangan, kecuali kesedihan yang terbatas seper_ti ayah yang ditinggalkan oleh anak tercintanya," kata Anam ke-pada Reuters dalam catatan yang dia berikan di persidangan. "Sebaliknya, aku merasa bahagia sebab anak aku telah mencapai kesyahidan, insya Allah."

[[iframe]]

(news.xcoid.com/Citra Agusta Putri Anastasia/BBC)

Mujahid kecil yang gembira

Pesantren memiliki akar yang dalam di Indonesia, bbrp abad yang lalu, saat mereka menjdi bentuk pendidikan utama bagi warga miskin & pedesaan.


Bahkan ketika sistem pendidikan Iindonesia yang dimodernisasi & sekolah sekuler yang dijalankan pemerintah diperkenalkan, pesantren yang sangat pribadi tetap menjdi penting. Amin, di Kementerian Agama RI, mengatakan ke-pada Reuters pd_ bulan Juli bahwa kementerian tsb sedang mengupayakan sebuah kebijakan baru utk membakukan kurikulum di pesantren dan mengambil alih persetujuan mereka. Belum ada kebijakan yang diumumkan. Anam, ayah Hatf, mengatakan ke-pada Reuters dalam tulisan tangan untuk menanggapi pertanyaan selama persidangan di Jkrta pada bulan Juli bahwa ia bangga dngn anaknya.

Foto yang dilihat oleh Reuters, yang menurut Anam diambil di Suriah & diposkan di media sosial _oleh Hatf, menunjukkan anak laki-laki tsb sedang makan dngn pria yang lebih tua & seorang di mna anak muda berwajah segar itu memegang senapan AK-47 hampir sebesar dirinya. Hatf bisa membongkar senapan dalam 32 detik, Anam menulis.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Juli 2019 )

Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.

Dia pula mengeluarkan "pistol 9mm, 2 granat tangan, pisau komando dan kompas."

Anam juga dikabari bahwa Hatf selamat dari satu serangan udara, terbang di udara akibat ledakan tersebut dan muncul dengan hanya telinga berdarah & gangguan pendengaran.


Pada tanggal 1 September 2016, dua bulan kemudian ulang tahunnya yang ke 13, Hatf terkena serangan udara lain.

Baca: Media: Perusahaan Jerman Kirim Bahan Kimia Berbahaya ke Suriah

Tak lama kemudian, kematian tiga orang Indonesia di dekat kot'a Jarabulus di Suriah diumumkan oleh ISIS. "Mujahid kecil yang bahagia" usai meninggal, tulis Anam dalam esainya, "tubuh kecilnya yang compang-camping hancur _oleh bom". "Saya tak merasa sedih atau kehilangan, kecuali kesedihan yang terbatas seperti ayah yang ditinggalkan oleh anak tercintanya," kata Anam ke-pada Reuters dalam catatan yang dia berikan di persidangan. "Sebaliknya, aku merasa bahagia krn anak saya telah mencapai kesyahidan, insya Allah."

[[iframe]]

(news.xcoid.com/Citra Agusta Putri Anastasia/BBC)

Tak lama kemudian, kematian tiga org Indonesia di dekat kota Jarabulus di Suriah diumumkan oleh ISIS.


"Mujahid kecil yang bahagia" sudah meninggal, tulis Anam dalam esainya, "tubuh kecilnya yang compang-camping hancur _oleh bom". "Saya tak merasa sedih atau kehilangan, kecuali kesedihan yang terbatas seperti ayah yang ditinggalkan _oleh anak tercintanya," kata Anam kepada Reuters dalam catatan yang dia berikan di persidangan. "Sebaliknya, aku merasa bahagia sebab anak aku telah mencapai kesyahidan, insya Allah."

[[iframe]]

(news.xcoid.com/Citra Agusta Putri Anastasia/BBC)

Sekian info yang kami sampaikan mengenai Hamil 6 Bulan, Wanita Petempur ISIS Asal Iindonesia Tewas Sesudah Dipukul & Disiksa Di Kamp-#nlnlvs, berita diambil dari berbagai media online lain.. terimakasih

Sumber: www*tribunnews*com/internasional/2019/07/31/hamil+6+bulan+perempuan+petempur+isis+asal+indonesia+tewas+setelah+dipukul+dan+disiksa+di+kamp
Share Berita