LBH Jkrta Soroti Tayangan Televisi Dngn Tema Polisi : Realitasnya Ngga Sesuai Dengan Fakta
Hari Senin bulan Agustus ,ini mengenai "LBH Jkrta Soroti Tayangan Televisi Dngn Tema Polisi : Realitasnya Ngga Sesuai Dengan Fakta-#jrh9mi" silahkan lanjut baca beritanya : news.xcoid.com Arif Maulana, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jkrta menilai tayangan televisi menyoal polisi hanya sarana pencitraan.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Senin , Agustus 2019 )

Kecantikan hakiki bukan dari wajah, melainkan terpancar dari hati.


Arif menyebut tayangan teleivisi tersebut hanya sebagai sarana pencitraan semata. Tayangan TV yang saat ini dihadirkan kepada masyarakat seperti 86, Buser, dan ada bbrp yang laiin di televisi, kami pikir tadi hasil diskusinya adalah cenderung hanya pencitraan kepolisian, yang mana realitasnya ngga sesuai dengan fakta," ujar Arif dalam diskusi bertajuk "Kepolisian dalam Bingkai Media" di Kantor LBH Jakarta, Jakarta Pusat, Minggu (4/8/2019) seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (5/8/2019). Arif melanjutkan, tayangan televisi harus bersifat edukatif yang menjelaskan kinerja polisi selama ini.

Misalnya memberi information kepada masyarakat mengenai tata cara penggeladahan seusai hukum & hak asasi manusia. Namun Arif menilai tayangan-tayangan itu melanggar hak privasi masyarakat.

Sebab, tayangan terkait polisi di televisi itu rata-rata menampilkan identitas warga yang diduga melaakukan pelanggaran hukum. Arif juga melontarkan kritik dngn adanya stigma slh dari polisi kepada warga yang diduga melanggar hukum dalam tayangan tersebut.

Baca Selengkapnya

Semoga info/tips/berita yang kami sampaikan dapat memperkaya wawasan anda ( news.xcoid.com berita Senin /Agustus /2019 )

Sumber: www*tribunnews*com/regional/2019/08/05/lbh+jakarta+soroti+tayangan+televisi+dengan+tema+polisi+realitasnya+tidak+sesuai+dengan+fakta
Share Berita