Jeritan Hati Putri TKW Asal Cianjur: Pak Jokowi Tolong Ibu Saya, Pulangkan Ia Dari Arab Saudi
Informasi yang dihinpun pada hari Rabu mengenai "Jeritan Hati Putri TKW Asal Cianjur: Pak Jokowi Tolong Ibu Saya, Pulangkan Ia Dari Arab Saudi-#2bnyfr( berita bulan Agustus )" ikuti beritanya : news.xcoid.com, CIANJUR Alis Juariah TKW Cianjur yang 21 tahun berada di Arab Saudi, menulis pesan ke-pada keluarganya dia sangat ingin pulang ke Cianjur, ke Kampung Muhara, Kecematan Haurwangi. Alis Juariah ingin pulang ke Indonesia karena sudah tak kuat mendapat siksaan _oleh majikannya di Arab Saudi.

Dalam surat yang pernah dikirim ke keluarganya di Cianjur, Alis Juariah mengabarkan pernh disekap di dalam WC, tangan ditusuk pusau, dan tindak kekerasan lainnya. Keluarganya berhadap Presiden Jokowi dpat membantu kepulangannya ke Cianjur, Jawa Barat. Selpi Lusniwati mengharap Presiden Jokowi segera mengabulkan permintaanya. "Kami berharap Presiden Jowo Widodo (Jokowi) berkenan membantu.

Tolong pulangkan ibu saya dari Saudi," pinta Selpi Lusniawati.

Baca: Nurul Tewas Tenggelam di Objek Wisata Berawang Gajah Aceh Tengah


'

Baca: Bule Kanada yang Potong Daging Kurban di Depok Rupanya Mantan Tentara PBB

Baca: Perombakan Jajaran Direksi Empat Bank BUMN Dinilai Ngga Etis dan Tidak Profesional

Sayangnya, keberadaan Alis Juariah di Arab Saudi msh belum jelas. Pejabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo, mengatakan dalam sistem komputerisasi tenaga kerja luar negeri (Siskotkln), nama Alis Juariah ngga terdaftar.

Alis Juariah tak terdaftar karena menjadi TKI sbelum Siskotkln diterapkan pd_ 2011. Heri pula mengaku baru tahu tentang Alis Juariah dari media sosial.

"Meski demikian, kami pula berusaha untuk bergerak secepat mungkin. Kami secepatnya menindaklanjuti info awal itu utk mendapatkan info yang lebih rinci," kata Heri kepada Tribun melalui pesawat telepon, Seniin (12/8).


"Kami bakal berkirim surat ke Kemenlu & BNP2TKI untuk menindaklanjuti hal ini."

Ketua DPC Astakira Pembaharuan Kabupaten Cianjur, Ali Hildan, berharap instansi-instansi terkait, khususnya Disnankertrans Cianjur, BP3TKI Jabar, BNP2TKI, PWNI dan BHI Kemlu, serta KBRI Riyadh, secepatnya merespons pengurusan & pelacakan Alis Juariyah.

Baca: Konser LANY Batal, Promotor Minta Maaf Lewat Pengeras Suara

Baca: Blackout yang Terjadi di Indonesia Jadi Sorotan Dunia BERKAS KOMPAS


'

"Kami bakal terus mendorong pihak instansi berkompeten supaya Alis Juariah secepatnya dipulangkan ke Tanah Air dan hak-haknya dipenuhi," katanya. Ali mengatakan, sudah mengontak KBRI dan Duta Besar. "Namun, sejauh ini belum ada jawaban," kata Ali.

Kirim Surat Disiksa Majikan

Pamit kerja ke Arab Saudi, 21 thn lalu, Alis Juariah (46), pekerja migran Indonesia (PMI) (Tenaga Kerja Cewek Cianjur/TKW Cianjur) asal RT 01/10, Kampung Muhara, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ngga tentu rimbanya.


Kabar terakhir tentang kondisi Alis Juariah TKW Cianjur, hanyalah surat yang dikirimkan PMI itu pd_ keluarganya, empat thn silam. "Dalam surat itu, ibu saya bilang, dia sering disiksa dan, disekap di wc. Ibu saya juga menulis, tangannya pernah ditusuk pisau oleh majikannya," ujar Selpi Lusniawati (27) pilu, putri satu-satunya Alis Juariah, saat ditemui di rumahnya di Kampung Muhara, Senin (12/8).

Saat Alis Juariah TKW Cianjur pergi thn 1998, kata Selpi, ia masih berusia enam tahun.

Baca: Deputi Peningkatan Kreativitas Gelar Pelatihan Digital Marketing di Kampus STMIK Nusa Mandiri Depok

Baca: Jenderal Andika Buka Suara Soal Kasus Enzo dan Alasan Pertahankannya di Akmil

Baca: Kata Maruarar, Koperasi Tingkatkan Ekonomi Kader PDI Perjuangan Subang

[[iframe]]

Menurut keluarganya di Cianjur, ibunya berangkat melalui jasa tenaga kerja PT Avida Avia Duta yang ada di Jakarta.

"Tapi tak tahun siapa sponsornya, yang membawa ibu dari Cianjur," kata Selpi.


Selpi mengatakan, ketika tahu bahwa kondisi ibunya di Arab sangat menderita, dia sempat meminta bantuan ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Iindonesia (BNP2TKI).
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Agustus 2019 )

Menata pikiran itu penting. karena dirimu adalah apa yang kamu pikirkan.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Agustus 2019 )

cermin akan memantulkan apa yang ada di hadapannya, demikian juga hasil perbuatan kita, baik atau buruk itulah yang akan kita terima.

Tapi, kata Selpi, BNP2TKI, seolah ngga peduli dngn nasib ibunya.

"Namun, kami berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkenan membantu. Tolong pulangkan ibu aku dari Saudi," katanya. Dikdik (39), adik dari Alis, mengatakan, keluarga sebenarnya usai mengikhlaskan Alis setelah bertahun-tahun tidak pernah mendapatkan kabar mengenai kondisinya. "Namun, empat tahun lalu datang surat yang mengabarkan kalau kakak aku ternyata masih hidup," ujarnya.

Surat itu mmbuat keluarga gembira seketika itu juga sedih karena dalam suratnya Alis juga mengabarkan kondisinya yang tersiksa. Dikdik (39) didampingi keponakannya Selpi (27) memperlihatkan foto Alis Juariah (46), seorang TKI asal Cianjur, Jawa Barat yang hilang kontak selama belasan tahun dan diduga menjadi korban kekerasan majikan di Riyadh, Arab Saudi. Dalam suratnya, kata Dikdik, kakaknya bercerita, ia tak pernah diperbolehkan keluar rumah. Bila majikan dan keluarganya pergi keluar, kakaknya dikunci di kamar mandi sampai majikan pulang.

"Kakak aku bisa kirim surat juga sembunyi-sembunyi, suratnya dititipin ke sopir majikannya," ujarnya..

Di surat yang terakhir, menurut Dikdik, kakaknya bahkan memohon supaya ia bisa segera bisa dipulangkan karena sudah ngga tahan dngn perlakuan majikan.

"Tolongin teteh, Dik.

Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Agustus 2019 )

Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.

Teteh sudah tidak kuat, teteh disiksa, tangan teteh ditusuk sampai 20 jahitan," kata Dikdik.

Dikdik mengatakan, keluarga sempat dihubungkan dngn pihak KBRI di Arab Saudi untuk mengupayakan pemulangan Alis. Tetapi upaya itu masih menemui jalan buntu. "Saya usai bolak-balik ke Jakarta, pinjam sana-sini bahkan jual yang ada untuk biaya supaya kakak saya bisa segera dipulangkan, namun belum ada hasilnya sampai sekarang," ujarnya.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Agustus 2019 )

Akan tiba saatnya kita akan berhenti mencintai seseorang bukan karena seseorang itu berhenti mencintai kita melainkan kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.


Ketua DPC Asosiasi Tenaga Kerja Iindonesia Raya (Astakira) Pembaharuan Kabupaten Cianjur, Ali Hildan, mengatakan baru mengetahui kasus ini setelah ramai di media sosial. "Begitu tahu, kami bergerak secepat mungkin. Kami melacak nomor majikannya & alhamdulillah usai ada titik terang," ujarnya. Namun, kata Ali, ia belum bisa memastikan betul bahwa nomor yang berhasil mereka lacak itu ialah benar nomor majikan Alis.

"Tapi hasil obrolan nomor tersebut, betul namanya Saed Aljhrani, yang ini nama majikan Alis seperti yang diinformasikan _oleh anaknya. Usai dua kali komunikasi dngn pemilik nomor itu. Dia bahkan memastikan bakal menelepon lagi supaya kami bisa bicara lngsg dengan PMI-nya," kata Ali. (Tribunjabar.id/ferri amiril mukminin)

Banyak info dan berita menarik, terus kunjungi news.xcoid.com, update berita mengenai ( Jeritan Hati Putri TKW Asal Cianjur: Pak Jokowi Tolong Ibu Saya, Pulangkan Ia Dari Arab Saudi-#2bnyfr )( Rabu /Agustus )

Sumber: https://www*tribunnews*com/nasional/2019/08/14/jeritan+hati+putri+tkw+asal+cianjur+pak+jokowi+tolong+ibu+saya+pulangkan+dia+dari+arab+saudi
Share Berita