Perombakan Jajaran Direksi Empat Bank BUMN Dinilai Tidak Etis Dan Tidak Profesional
Informasi yang dihinpun pada hari Rabu mengenai "Perombakan Jajaran Direksi Empat Bank BUMN Dinilai Tidak Etis Dan Tidak Profesional-#wdnyms( berita bulan Agustus )" ikuti beritanya : news.xcoid.com, JAKARTA Rencana Kementerian BUMN merombak jajaran direksi empat bank BUMN dinilai tak etis & tidak profesional.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Agustus 2019 )

cermin akan memantulkan apa yang ada di hadapannya, demikian juga hasil perbuatan kita, baik atau buruk itulah yang akan kita terima.


Rencana tsb juga bakal membebani Menteri BUMN baru nanti. Keputusan tsb juga dinilai menyalahi instruksi Presiden Joko Widodo kepada jajaran kabinet supaya tidak mengambil keputusan strategis hingga pembentukan kabinet baru pd_ Oktober 2019. Ekonom Center of Reform on Economic (Core) Piter Abdullah mengatakan, Kementerian BUMN ngga boleh melakukan pergantian direksi tengah jalan tanpa penjelasan yang jelas. "Direksi atau komisaris BUMN secara etis tidak bisa diberhentikan tengah jalan," kata Piter sesaat menghadiri diskusi dengan tema Kontroversi Rotasi Direksi BUMN: "Istana Melarang, Menteri BUMN Melenggang di Jakarta, Selasaa (13/8/2019).

Menurutnya, pergantian direksi atau komisaris di tengah jalan tsb dapat mencoreng nama baik dari setiap personal yang digantikan.

Baca: Jikalau RUPS BUMN Ubah Direksi, Rini Langgar Perintah Jokowi?

Oleh krn itu, untuk menjunjung tinggi profesionalitas keputusan perombakan direksi tersebut harus menanti masa transisi pemerintahan Jokowi periode kedua.


Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Agustus 2019 )

Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.

Sebagai informasi, Kementerian BUMN tetap bakal menyelenggarakan RUPSLB utk 5 BUMN. Kelima BUMN tersebut ialah empat bank BUMN yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BTN), PT Bank Rakyat Iindonesia (Persero) Tbk (BRI) serta satu perusahaan gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Dalam keterbukaan Bursa Efek Iindonesia (BEI), Bank Mandiri dan BTN akan menggelar RUPSLB pd_ 28 Agustus 2019 di Kantor Pusat masing-masing.

Sehari berikutnya giliran PGN yang akan menggelar RUPSLB pada 30 Agustus di Four Seasons Hotel, dan BNI pada 30 Agustus di Menara BNI. Terakhir, _ada Bank BRI yang akan menyelenggarakan RUPSLB pada 2 September dngn lokasi di kantor pusat BRI.

Super Holding

Dalam kesempatan yang sama, anggota DPR RI Komisi XI Hendrawan Supratikno menyatakan, wacana kementerian BUMN ingjn membentuk super holding tidak bisa dilakukan serampangan.

Pembentukan super holding harus dengan Undang-Undang

"Kami sedang mempersiapkan (revisi) UU Nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN," ungkap Hendrawan.


Hendrawan, telah mendiskusikan hal tersebut kepada pakar hukum. Hasilnya, mereka sepakat pembentukan super holding mesti dilandasi Undang-Undang.

"Kami (DPR) pula diskusi dngn pakar hukum Refly Harun, sepakat mesti pakai UU," kata Hendrawan.

Sekilas berita yang kami sharing, jika suka bantu sharing ya...

Sumber: https://www*tribunnews*com/nasional/2019/08/13/perombakan+jajaran+direksi+empat+bank+bumn+dinilai+tidak+etis+dan+tidak+profesional
Share Berita