Berpotensi Mengancam Kebebasan Pers, IJTI Tolak RKUHP
Bagi yang belum membaca mengenai "Berpotensi Mengancam Kebebasan Pers, IJTI Tolak RKUHP-#4wmwtp",( berita Rabu ,Sepember ) ikuti selengkapnya :

(Foto: Skratos1983/Pixabay) Ilustrasi Persnews.xcoid.com, Jkrta Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sdng membahas Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Diketahui, penetapan RKUHP ini bakal dilakukan pada akhir September 2019. Merespons atas penetapan RKUHP yang akan dilakukan DPR RI, Ikatan Jurnalis Televisi Iindonesia (IJTI) pun menolak.

Menurut Ketua Umum IJTI Yadi Hendriana, ada sejumlah pasal dalam RKUHP](4038034 "") dinilai mengacam kebebasan pers di Tanah Air.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Sepember 2019 )

iri hati, selain membawa penderitaan, juga menjerumuskan manusia ke jurang permusuhan bahkan peperangan.

Pasal-pasal tsb di antaranya yang mengatur tentang pemidanaan terhadap pelaku yang menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong yang mengakibatkan keonaran atau kerusuhan dalam masyarakat. "Kemudian pasal yang mengatur tentang pemidanaan pelaku yang menyiarkan berita ngga pasti, berlebihan atau tidak lengkap," ungkap Yadi melalui keterangan tertulisnya, Rabu (11/9/2019).

2 dari 3 halaman6 Sikap IJTI

Dengan begitu, Yadi menegaskan, IJTI mengeluarkan 6 sikap menyikapi segera ditetapkannya RKUHP. Sikap pertama, kata dia, menolak pengesahan RKUHP menjdi Undang-Undang. "Kedua, meminta Presiden Jokowi ngga menandatangani RKUHP sebab bertentangan dengan kebebasan pers di Tanah Air. Ketiga, meminta DPR tak memaksakan diri utk mengesahkan RKUHP akhir bulan ini," ucapnya.


Lalu keempat, sambung Yadi, RKUHP rawan digunakan oleh sejumlah pihak untuk mengkriminalisasi jurnalis dan pers. Sikap kelima, lanjut dia, sejumlah pasal dalam RKUHP tidak sejalan dngn Undang-Undang Pers yang menjamin kemerdekaan pers di Tanah Air.
Ayuk baca kata-kata bijak dan motivasi ( Rabu , Sepember 2019 )

Ke mana pikiran di arahkan, kesanalah kondisi hidup seseorang.

"Sikap keenam, demokrasi yang tengah tumbuh & berkembang mesti dijaga bersama dngn menjamin kebebasan pers serta kebebasan berekspresi bagi publik," pungkas Yadi.

(Jagat Alfath Nusantara)

3 dari 3 halamanSaksikan Video Pilihan di Bawah Ini:
'
Kalangan pers menilai sejumlah rumusan pasal-pasal RKUHP berpotensi mengkriminalkan kemerdekaan pers.

Sekian info yang kami sampaikan mengenai Berpotensi Mengancam Kebebasan Pers, IJTI Tolak RKUHP-#4wmwtp, berita diambil dari berbagai media online lain.. terimakasih

Sumber: s://www*liputan6*com/news/read/4059904/berpotensi+mengancam+kebebasan+pers+ijti+tolak+rkuhp
Share Berita